Wisata Candi di Jogja yang patut anda coba

Inilah Rekomendasi Wisata Candi di Jogja Antimainstream

Jogja di kenal dengan sebutan kota pelajar namun selain sebutan kota pelajar jogja juga di kenal sebagai destinasi wisata salah satunya wisata candi. Untuk mendalami hal-hal tersebut, kebanyakan orang biasanya memilih berkunjung ke Candi Borobudur atau Candi Prambanan.

Padahal, masih ada banyak candi di Jogja yang tak kalah cantik dan menarik untuk dikunjungi juga memiliki nilai sejarah. Suasananya yang masih cenderung sepi juga akan membuat kamu lebih leluasa beraktivitas. berikut adalah rekomendasi candi yang telah kami rangkum.

1.Candi Kalasan

Candi Kalasan Candi di Yogya
Yang pertama Candi Kelasan Berlokasi di Desa Tirtamartani, Sleman, Candi Kalasan berjarak kurang lebih sekitar 2 km dari Candi Prambanan. Candi Kalasan memiliki ciri khas yang cukup unik dengan keberadaan lapisan penutup candi bernama Bajralepa, semacam plesteran yang berada di ukiran batu halus.

Candi Buddha satu ini terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian kaki candi, tubuh candi, dan atap candi. Bagian kakinya berdiri di atas alas batu berbentuk bujur sangkar, di mana terdapat sebuah tangga sebagai akses ke bagian dalam candi. Sedangkan di bagian luar candi.

2.Candi Plaosan

Candi Plaosan adalah salah satu bukti bahwa sejak dahulu Nusantara telah menjunjung persatuan dan toleransi. Pasalnya, Candi Ini dibangun sebagai bentuk cinta raja Hindu, Ratai Pikatan terhadap istrinya, Pramodyawardani yang beragama Buddha. Candi ini dibangun demi memfasilitasi tempat ibadah umat Buddha. Meski begitu, arsitektur Candi Plaosan masih identik dengan ciri khas Hindu.

Kawasan Candi Plaosan terbagi menjadi dua, yakni Plaosan Lor dan Kidul. Bangunan keduanya sangat mirip sehingga kerap disebut sebagai candi kembar. Namun, kamu bisa membedakan Candi Plaosan Lor dan Kidul melalui relief di bagian depannya. Relief di Candi Plaosan Lor menggambarkan tentang wanita, sedangkan relief di Candi Plaosan Kidul menggambarkan tentang pria.

3.Candi Gebang

Yang ketiga Candi Gebang Penemuan Candi Gebang berawal dari seorang petani pada November 1936. Alih-alih mendapatkan apa yang dicari, ia justru menemukan arca Ganesha, patung bagian belakang Candi Gebang. Sejak itu, penggalian pun dilanjutkan oleh departemen arkeologi selama dua tahun.

Sebagai candi Hindu, Candi Gebang memiliki ukuran cukup kecil yaitu 5,25 x 5,25 m dengan tinggi 8 m. Candi Gebang pun berbeda dengan candi pada umumnya karena tidak memiliki relief pada bangunannya. Untuk sampai lokasi candi di Desa Wedomartini, Sleman, kamu perlu menempuh jarak 11 km dari Kota Jogja.

4.Candi Sari

Pada awal pembuatannya, Candi Sari digunakan sebagai wihara tempat belajar para biksu. Tak hanya itu, di bagian bawah stupa kamu juga akan melihat ruang khusus tempat meditasi para biksu. Jika dilihat dari luar, candi Buddha ini berbentuk persegi panjang dengan ukuran 17,30 x 10 meter.

Uniknya, Candi Sari kerap dianggap mirip dengan Candi Plaosan karena detail reliefnya. Meski begitu, kamu tetap bisa melihat relief dinding Candi Sari yang sangat indah.

5.Candi Ijo

Jika ingin menikmati wisata sejarah sekaligus menikmati alamnya, maka Candi Ijo bisa menjadi pilihan alternatif. Lokasinya yang berada di ketinggian kurang lebih 375 mdpl membuat Candi Ijo memegang predikat candi tertinggi di Jogja. Bentuk Candi Ijo pun cukup unik, di mana bangunan berbentuk teras berundak karena berada di atas bukit.

Menariknya, kamu bisa melihat pesona Kota Jogja dari ketinggian Candi Ijo. Tak lupa, fenomena sunset di candi Hindu ini pun tak kalah menarik untuk disaksikan. Untuk mengunjunginya, kamu bisa menuju Desa Sambirejo, Sleman dan menyiapkan uang sekitar Rp5.000 sebagai tiket masuk.

6.Candi Sewu


Melihat dari namanya, wajar jika kamu mengira Candi Sewu terdiri dari seribu candi. Meski dalam bahasa Jawa “sewu” berarti seribu, ternyata kompleks candi ini hanya memiliki sekitar 257 candi yang terdiri dari satu candi utama, delapan candi pengapit, dan sisanya merupakan candi pewarta. Meski begitu, Candi Sewu masih terlihat gagah dan menarik untuk kamu kunjungi.

Candi Buddha terbesar kedua setelah Borobudur ini berada di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. Keberadaannya membentang dari lereng selatan Gunung Merapi di utara hingga Pegunungan Sewu di sekitar perbatasan Jogja – Klaten.


Share